Pemilu 2009 ini emang terlalu banyak masalah yg timbul, mulai dari DPT yg amburadul samai pelanggaran2 pemilu yg laennya seperti surat suara yg dicontreng oleh saksi dari parpol..Huhuhu gmn mau dipercaya tuh saksi. Sekarang bagian KPU lg yg kedatangan tamu tak diundang alias Hacker. Yah, tabulasi KPU udah disusupi para hacker yg jumlahnya disinyalir puluhan hacker dan ini tidak diduga oleh KPU karena Depkominfo sudah menjamin Pemilu 2009 bakal bebas hacker.Woow..kayanya KPU harus extra kerja keras buat ngatasin maslaah ini..Langsung aja baca dibawah

Jakarta - Polisi akan menindak puluhan hacker yang menyerang pusat tabulasi nasional Pemilu 2009 (Real Count) milik Komisi Pemilihan Umum (KPU). Polisi masih menunggu laporan KPU.

“Kalau sudah dilaporkan kita bukan sekadar akan menindak, tapi kita wajib untuk menindak,” ujar Kabareskrim Mabes Polri Komjen Pol Susno Duadji kepada detikcom, Senin (13/4/2009).

Menurut Susno, pelaporan dari KPU sangat penting bagi kepolisian karena hal yang berkait dengan teknologi informasi tersebut sangat sensitif. “Data itu sangat penting itu harus dengan permintaan tidak boleh sembarangan, nanti bisa rusak data orang (tabulasi nasional),” terang jenderal bintang tiga tersebut.

Susno menambahkan hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan dari KPU. Namun demikian dia berharap serangan hacker tersebut tidak sampai merusak fasilitaas tabulasi nasional tersebut.

“Mudah-mudahan nggak rusaklah,” tandasnya.

Pada Minggu 12 April kemarin Ketua Tim IT KPU, Husni Fahmi dalam konferensi persnya mengatakan, sejumlah hacker mencoba merusak tampilan tabulasi KPU. “Kemarin ada yang berusaha mengubah tampilan website tabulasi data KPU, mereka mencoba mengubah tampilan data tabulasi, mencoba meng-nol-kan data,” ujar Husni Fahmi kemarin di Pusat Tabulasi Nasional Pemilu 2009, di Hotel Borobudur, Pejambon, Jakarta Pusat. sumber detik.com

Moga KPU bisa menetralisir masalah yg udah bejibun ini.

gambar dimbil dari www.i-tech.ac.id